Wednesday, December 8, 2010
10 Perilaku Seksual akibat Facebook
Kehadiran situs jejaring sosial seperti Facebook, Friendster, atau Twitter sedikit banyak telah mengubah perilaku dan gaya hidup sebagian besar masyarakat.
Pengaruh luar biasa dari jejaring sosial dunia maya ini juga telah merasuk dalam kehidupan pribadi para penggunanya, termasuk perilaku berhubungan dengan orang lain.
Menurut hasil penelitian terbaru yang digagas majalah Mens Health di Amerika Serikat, jejaring Facebook—yang saat ini merupakan situs yang paling banyak diakses—telah mengubah banyak aspek perilaku, khususnya terkait dengan cara menjalin hubungan dengan pasangan.
Ada banyak temuan menarik dari hasil survei terhadap sekitar 3.000 pengguna ini. Sebanyak 1.377 pria dan 1.540 wanita menjadi target dalam penelitian ini. Berikut adalah beberapa temuan penting dari penelitian ini:
1. Tak jujur dalam status
Sebanyak 24 persen facebooker tidak memasang status relationship mereka sejujurnya. Dengan begitu, mereka lebih menyukai 'opsi terbuka' pada kemungkinan selingkuh atau meneruskan flirting dengan orang lain. Tercatat, sebanyak 27 persen pengguna tidak memasang status hubungan sama sekali, dan setengah dari mereka masih melajang.
2. Sarana "Flirting"Sebanyak 70 persen pengguna mengaku memanfaatkan Facebook untuk merayu atau menggoda teman. Sebanyak 24 persen si penggoda ini mengunakan jejaring sosial untuk merayu orang lain ketimbang pasangannya sendiri.
3. Membakar cemburu Sebanyak 59 persen pengguna mengaku sering cemburu karena pasangannya berhubungan dengan orang lain di Facebook. Hasil penelitian Amy Muise PhD dari University of Guelph mengindikasikan, Facebook berkontribusi memicu kecemburuan, bahkan pada orang yang sebenarnya tidak punya kecenderungan atau sifat cemburu.
4. Bencana "posting wall"
Sebanyak 29 persen pengguna mengatakan bahwa kiriman pesan di dinding (wall) atau foto dapat menimbulkan masalah dengan pasangan. Sebanyak 42 persen mengatakan, mereka mendapat keluhan dari pasangannya, dan 11 persen dari yang disurvei menempatkan pasangan mereka pada profil terbatas sehingga tak dapat mengakses atau melihat semua aktivitas yang dia lakukan di Facebook (baik kiriman di wall, komentar, maupun foto).
5. Pilih teman yang menarik Sebanyak 55 persen facebooker mengirim friend request kepada seseorang yang mereka anggap menarik dan penting. Sebanyak 23 persen mengirim ajakan berteman pada orang tak dikenal, tetapi berpenampilan menarik.
6. Cari mantan kekasih
Sebanyak 85 persen pengguna mencari dan menelusuri mantan kekasihnya melalui Facebook. Sekitar 17 persen dari mereka selalu mengecek halaman mantan kekasihnya, setidaknya sekali dalam seminggu.
7. Mengintai pacar atau mantan pacar
Sebanyak 59 persen facebooker selalu "mengintai" profil pasangannya atau mantan kekasihnya, mencari petunjuk tentang hubungan mereka dengan orang lain. Apakah Anda juga termasuk pengintai?
8. Cinta lama bersemi kembali
Sebanyak 32 persen wanita mencoba menjalin kembali hubungan dengan kekasihnya di Facebook. Sekitar 16 persen dari wanita ini berstatus sedang menjalin hubungan dengan seseorang. Bagaimana dengan pria? Sekitar 36 persen pria mencoba menjalin kembali dengan mantannya melalui Facebook; 1 dari 5 pria ini mengaku sedang menjalin hubungan. Sementara itu, sekitar 3 persen responden mengakhiri hubungannya dengan membatalkan status hubungan melalui Facebook.
9. Membobol akun pasangan
Ada 23 persen responden yang mengaku pernah membobol atau meng-hack akun pasangannya di Facebook. Sebanyak 18 persen responden mengaku tahu password pasangannya, sekitar 85 persen mengaku diberi tahu password-nya, 16 persen menebak password-nya, dan 9 persen responden sengaja meng-hack akun Facebook pasangan.
10. Ajang selingkuhSebanyak 5 persen responden mengaku berselingkuh dengan orang lain. Bagaimana mereka berselingkuh lewat Facebook? Para responden memberikan sejumlah alasan:
- "Saya bosan dengan hubungan selama ini. Rayuan-rayuan di Facebook memancing saya untuk berselingkuh."
- "Saya pernah bertemu bahkan tidur dengan dua lelaki yang saya kenal di Facebook."
- "Ya, saya berselingkuh dengan seseorang yang saya temui di Facebook (teman selingkuh saya adalah mutual friend dan satunya lagi teman dekat)."
- "Saya membuat rencana-rencana untuk bertemu melalui pesan di Facebook."
- "Ada seorang lelaki yang pernah saya kenal selama bertahun-tahun. Walau saya berkencan dengan orang lain ketika itu seperti halnya yang dia lakukan, kami masih sering kontak melalui Facebook; semisal merancang pertemuan, mengekspresikan perasaan satu sama lain, dsb."
- "Saya menggunakan pesan pribadi untuk merancang pertemuan dengan mantan." (MH)
7 Cara Meringankan "Ngorok"
Mungkin Anda termasuk dari 45 persen orang dewasa yang sering mengeluarkan napas berat dengan bunyi seperti geram seekor beruang ketika tidur. Banyak hal yang menyebabkan seseorang mendengkur, dari hiung tersumbat, sampai adanya tonsil yang membesar.
Meski pada tingkat ringan mendengkur tidak mengundang risiko kesehatan, kebiasaan mengorok ini bisa menurunkan kualitas hidup. Tidak hanya mengganggu orang yang tidur satu ruangan dengannya, tetapi tidak sedikit penderita dengkur yang juga mengalami sleep apnea atau tersumbatnya jalan napas selama beberapa detik. Akibatnya, suplai oksigen ke otak menjadi berkurang.
Beruntung dewasa ini banyak dokter ahli yang mampu mengatasi masalah gangguan tidur ini. Namun ada beberapa cara alami untuk meringankan kasus dengkuran Anda.
1. Ubah posisi tidur
Tidur dalam posisi telentang akan membuat pangkal lidah dan langit-langit mulut "runtuh" ke membran tenggorokan sehingga menyebabkan getaran suara selama kita tidur. "Tidur dengan posisi miring bisa membuat perbedaan besar bagi orang yang terbiasa mengorok," kata Sudhansu Chokroverty dari Clinical Neurophysiology and Sleep Medicine, AS. Cara lainnya adalah dengan meninggikan bagian kepala saat tidur dengan cara mengganjal bagian bawah kaki tempat tidur.
2. Kurangi berat badan
Mengurangi berat badan bisa membantu pada sebagian orang karena nyatanya banyak juga orang kurus yang tidurnya mengorok. Namun, menurut ahli mendengkur, Daniel P Slaugher, bila Anda mulai mendengkur ketika tubuh menggemuk, maka mengurangi bobot tubuh akan membantu. "Bila terdapat tumpukan lemak di sekitar leher, diameter tenggorokan akan terdesak sehingga bisa memicu ngorok," katanya.
3. Hindari alkohol
Alkohol menyebabkan otot-otot dalam jalan napas menjadi terlalu santai. Demikian juga halnya dengan obat-obatan penenang dan obat tidur.
4. Atur pola tidur
Pola tidur yang buruk, seperti kebiasaan bekerja lembur sehingga kurang tidur, bisa membuat tubuh kelelahan. Akibatnya saat tiba waktunya tidur, Anda akan memasuki tidur yang dalam dan lama sehingga otot-otot jadi mengendur dan lemas kemudian memicu dengkuran.
5. Matikan rokok
Asap rokok membuat jaringan-jaringan, baik di tenggorokan maupun hidung, mengalami iritasi, sampai bengkak dan menyumbat aliran udara.
6. Cukup cairan
Minumlah cukup cairan setiap hari. "Sekresi di hidung dan langit-langit mulut menjadi lengket ketika Anda dehidrasi. Hal ini menimbulkan dengkuran," kata Slaughter.
7. Ganti bantal
Alergen di kamar tidur dan bantal mungkin berpengaruh pada terjadinya ngorok. Menurut Slaughter, tungau debu bisa berakumulasi di bantal dan menyebabkan reaksi alergi yang memicu dengkuran. Untuk mengurangi alergen di tempat tidur, cucilah bantal Anda dan jemur di bawah sinar matahari minimal seminggu sekali. Selain itu, jagalah agar hewan kesayangan tidak tidur satu kamar dengan Anda.
Mendengkur Bukan Humor, Jangan Putus Asa!
Oleh Dr Ralph E. Stanley FRCS
"Tertawalah, dan seluruh dunia akan tertawa bersamamu—mendengkurlah dan kamu akan tidur sendirian" — Anonim.
Mendengkur, kondisi yang paling ingin dihindari ini, menyerang 40 persen pria secara musiman dan 25 persen pria lainnya menjadikannya sebagai sebuah kebiasaan. Adapun wanita yang mendengkur hanya ada 5-10 persen. Apabila dengkuran sudah menjadi bagian dari kebiasaan, hendaknya perlu dilakukan beberapa tindakan penanggulangan.
Sementara itu, apnea adalah sebuah keadaan saat pernapasan berhenti. Apnea yang terjadi kala tidur disebut apnea tidur (sleep apnea). Dalam apnea tidur obstruktif, terdapat penghentian aliran udara kendati upaya pernapasan pada saat tidur memang menurunkan kadar oksigen dalam darah dan akumulasi karbon dioksida. Otak memerlukan kadar oksigen yang konstan sehingga jantung harus selalu berupaya memompa lebih keras guna memberikan kadar oksigen yang tepat ke otak kala tidur.
Jangka panjangnya, hal ini dapat memicu terjadinya stroke atau risiko penyakit jantung lainnya. Otak diharapkan mampu mengirimkan sinyal ke jantung untuk meningkatkan pengeluaran dan meringankan aktivitas tidur sebagai hasil peningkatan tonus otot serta berkurangnya sumbatan saluran napas bagian atas. Rangkaian kejadian ini diharapkan dapat mengatasi gangguan yang dialami penderita kurang tidur dan mengurangi rasa kantuk berlebih pada siang hari.
Kondisi lain adalah sindrom tahanan saluran napas bagian atas, yang merupakan area abu-abu antara mendengkur dan sindrom apnea tidur. Pada kondisi ini terjadi penghentian parsial aliran udara yang mengakibatkan meningkatnya intensitas terbangun pada malam hari, seperti yang terjadi pada sindrom apnea tidur dengan mekanisme yang berbeda. Penderita sindrom ini juga mengalami rasa kantuk yang berlebih pada siang hari, dengan angka polisomnografi mendekati normal dan peningkatan indeks gairah.
Gejala klinis sindrom apnea tidur terbagi menjadi dua bagian, yakni kala tidur dan kala siang. Kala tidur penderita mengeluarkan suara dengkuran, tersedak, terengah-engah, gelisah, sering buang air kecil, dan mengeluarkan keringat berlebih. Sementara kala siang penderita mengalami rasa kantuk berat, nyeri kepala pada pagi hari, lebih rentan tersulut emosi, penurunan kinerja seksual, dan tampak depresi/cemas.
Mengorok dan sindrom apnea tidur kerap terjadi di masyarakat. Usia penderita yang mengalami gangguan ini memiliki rentang yang cukup lebar. Kendati anak-anak hendaknya tidak mengorok atau bernapas dengan mulut, beberapa kasus ditemukan pada penderita anak yang mengalami pembesaran tonsil dan adenoid.
Tindakan pembedahan untuk menyingkirkan jaringan terkait yang membesar memberikan hasil yang sangat memuaskan. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.flyfreeforhealth.com atau e-mail ke info@flyfreeforhealth.com.
Telur Bisa Bikin Perut Rata!
Wanita mana yang tidak mau memiliki perut yang ramping dan rata? Segala cara dilakukan untuk mendapatkannya, tak terkecuali dengan diet super ketat. Padahal jika tahu makanan apa saja yang baik untuk dikonsumsi, pasti perut ramping bisa di dapat.
Sudah bosan dengan cara menghitung jumlah kalori yang harus di konsumsi tiap hari? Ataupun berapa jumlah lemak, sodium yang harus dikurangi setiap harinya? Darpiada pusing memikirkan itu semua, coba deh dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan berikut untuk membakar lemak lebih banyak:
1. Telur
Telur sangat tinggi akan protein, kandungan proetin ini bisa membantu Anda membakar lemak yang ada di perut. Selain itu, telur juga mengandung vitamin B12, suplemen yang sangat baik untuk menekan jumlah lemak dalam tubuh khususnya bagian perut. Jika takut kolesterol saat mengkonsumsi telur, tidak perlu terlalu banyak dalam mengkonsumsinya. Cukup 1 hingga 2 butir telur saja, dengan menyingkirkan bagian kuningnya.
2. Kacang-kacangan
Kacang juga menjadi salah satu sumber protein, serat dan zat besi. Diantaranya adalah kacnag merah, kacang almond, dan white bean. Agar bisa mendapatkan manfaat yang maksimal dari kacang-kacang ini, sebaiknya diolah dengan cara dipanggang ataupun dibuat sup tanpa campuran apapun. Jika tidak terlalu suka dengan kacang-kacang yang disebutkan tadi, Anda bis amencoba dengan mengkonsumsi kedelai Jepang atau yang dikenal dengan nama edamame. Dalam sehari Anda bisa mengkonsumsi edamame sebanyak 10 gram untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
3. Oatmeal
Oatmeal tidak hanya sekedar menu sarapan yan baik untuk ajntung saja, tapi juga bisa membantu sistem pencernaan Anda karena kandungan seratnya yang tinggi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya tidak memilih oatmeal yang berasa. Tapi jika Anda tidak terlalu suka, bisa menambahkan potongan buah seperti strawberry ataupun pisang.
4. Produk Susu Rendah Lemak
Menurut artikel di Obesity Research, wanita yang mengkonsumsi produk susu rendah lemak, seperti yoghurt tanpa lemak dan susu rendah lemak, tiga sampai empat kali sehari, kehilangan 70 persen lebih lemak dari diet rendah susu. Dalam studi lain yang dilakukan di Universitas Purdue mereka yang mengkonsumsi 3 cangkir susu bebas lemak bertambah berat badan kurang selama 2 tahun daripada mereka pada diet kalsium rendah.
Jadi, tidak hanya produk susu membantu memperkuat tulang Anda, tetapi juga dapat memainkan peran penting dalam membakar lemak tubuh yang tidak diinginkan. Kesemuanya ini juga harus dibarengi oleh olah raga yang teratur, karena protein ini akan semakin optimal dalam membakar lemak saat dibarengi dengan olah raga.
Khasiat Rempah Untuk Perut
Anda termasuk orang yang sering sakit perut? Gangguan maag, sembelit atau diare mungkin sering Anda alami. Jangan membiasakan menelan obat-obatan, cobalah makan lebih banyak makanan berempah. Ternyata rempah memiliki khasiat dahsyat menjaga kesehatan perut. Murah dan sehat pula!
Gangguan kesehatan perut banyak dialami orang. Seperti kembung, mual, diare atau sembelit meskipun sepele kadang justru mengganggu. Padahal dengan makan makanan berbumbu sakit perut bisa dicegah, bahkan perut menjadi lebih sehat, seperti yang dilansir Times of india.
Bumbu dapur banyak ditemui pada kari, gulai, dan berbagai maskaan tradisional kita. Bumbu dapaur berikut ini punya khasiat baik untuk kesehatan perut:
1. Jahe (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat yang baik untuk pencernaan. Karena rempah - rempah yang satu ini memiliki kandungan konstituen aktif yang memiliki sifat merangsangnya sistem pencernaan dengan mendorong sekresi enzim pencernaan.
2. Adas (Foeniculum vulgare Miller, suku adas-adasan atau Apiaceae) telah lama dikenal sebagai salah satu komponen pengobatan tradisional, karena mengandung anethole yang dapat merangsang sekresi cairan pencernaan dan lambung. Adas juga mengandung asam aspartat, yang bertindak sebagai anti kembung pada perut.
3. Yogurt: Susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri ini mengandung probiotik yang bertanggung jawab untuk beberapa kegiatan dalam usus, seperti memproduksi laktase yang berperan membunuh bakteri berbahaya dan meningkatkan fungsi pencernaan.
4. Klabet, merupakan rempah yang tumbuh di wilayah Mediterania dunia. Biji klabet dan daunnya digunakan sebagai bumbu masakan, juga digunakan untuk mengobati berbagai kesehatan di Mesir, Yunani, Italia, dan Asia Selatan. Karena klabet memiliki kandungan protein, vitamin C, niasin, kalium, dan diosgenin (yang merupakan senyawa yang memiliki sifat-sifat yang mirip dengan estrogen). Konstituen aktif lain di fenugreek adalah alkaloid, lisin dan L-triptofan, serta steroid saponin (diosgenin, yamogenin, tigogenin, dan neotigogenin). Manfaat lainnya dapat membantu pencernaan mengurangi resiko sembelit dan juga mengatasi rasa kembung pada perut anda.
5. Daun mint (Mentha Cordifolia) mempunyai aroma wangi dan cita rasa dingin menyegarkan. Aroma wangi dan semriwing daun mint disebabkan oleh kandungan minyak asiri berupa minyak menthol. Daun ini mengandung vitamin C, provitamin A, fosfor, besi, kalsium dan potasium. Biasanya digunakan untuk pengobatan untuk masalah pencernaan, mulas, dan perut kembung. Manfaat lainnya dapat merangsang nafsu makan dan dapat pula mengobati mual dan sakit kepala.
6. Teh peppermint telah digunakan untuk keperluan obat-obatan selama bertahun-tahun. Peppermint terkenal ampuh meredakan sakit perut, dan sering kali digunakan sebagai bahan utama dalam minuman hangat seperti teh. Peppermint juga merupakan obat ideal untuk menghilangkan rasa sakit kepala.
7. Bay Leaf adalah jenis rempah daun yang biasa digunakan untuk berbagai masakan Eropa. Daun bay ini memiliki khasiat obat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti migrain, depresi, meningkatkan pencernaan dan membantu sistem detoxifythe.
Cara Sehat Mengolah Sayuran
Suka lalapan atau sayur tumis? Masakan sayuran memang terlihat mudah dan praktis juga kaya variasi. Dengan memahami cara benar mengolah sayuran, ternyata banyak nutrisi yang bisa diselamatkan. Tentu saja supaya manfaat maksimalnya bisa kita rasakan!
Banyak ahli gizi menganjurkan untuk makan sayuran segar atau mentah agar mendapatkan manfaat nutrisinya lebih optimal. Namun, tidak semua orang bisa mengkonsumsi sayuran mentah. Cara aman untuk mengkonsumsinya adalah dengan dimasak.
Sveta Bhassin, ahli gizi dari Mumbai menyatakan: "Mengkonsumsi makanan tidak hanya sebagai penambah kalori, tetapi juga sebagai kebutuhan untuk tumbuh kembang, memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh, juga untuk mencegah dari berbagai penyakit."
Agar sayuran bisa dimanfaatkan secara optimal nutrisnya, coba ikuti tips prkatis berikut ini:
Merebus: Merebus sayur adalah cara yang paling tidak dianjurkan karena resiko nutrisi hilang sangat besar. Jika harus merebus, masukkan sayuran hanya setelah air mulai mendidih dan masaklah sesingkat mungkin.
Biarkan air mendidih selama kurang lebih 2 menit hingga oksigen berkurang. Oksigen dalam airlah yang menyebabkan vitamin C dalam sayuran menguap.
Jangan pernah merebus langsung sayuran mulai sejak air dingin. Karena kadar vitamin C , akan berkurang 10 hingga 12 kali lipat.
Menumis: Ini salah satu cara cepat memasak sayur di atas penggorengan. Tapi ingatlah, ketika memasak sayur dengan minyak, vitamin larut dalam lemak mungkin berakhir bersama minyak. Ada baiknya jangan anda buang minyak tersebut.
Mencuci sayuran: Sebagian besar sayuran terkena pupuk dan pestisida. Cuci sayuran di bawah air mengalir hingga bersih. Kemudian potong dan masak sesuai selera.
Hindari zat asam pada sayuran. Sayuran berdaun hijau tidak boleh dimasak dengan campuran zat asam. Seperti, air jeruk nipis atau campuran asam lainnya, karena nutrisi sayuran bisa hilang.
Gunakan bawang: Selalu gunakan bawang disetiap masakan, sebab bawang kaya akan sumber quercetin, yang merupakan fitokimia penting dan juga mengandung antioksidan yang baik bagi tubuh. Berilah bawang secukupnya pada masakan sebaiknya bawang yang telah dikupas dan dipotong diamkan selama 10 menit sebelum digunakan. Cara ini untuk mendapatkan khasiat pada bawang sebagai oksidasi.
Susu: Jika memakai susu sebagai pengganti santan, rebus dahulu selama 10 menit hingga mendidih, agar bakteri dan kumannya mati. Kemudian masukkan sayuran dan rebus hingga layu.
Wajan: Perhatikan wajan yang anda gunakan. Jangan menggunakan wajan yang dilapisi oleh cat dan hiasan, sebab kandungan cat dapat meguap dan larut dalam makanan yang bisa berakibat gangguan pencernaan.
Pyrex dan Stainless steel: Selalu gunakan alat masak yang berbahan anti karat. Hindari pemakaian bahan almunium, karena kandungan almunium dalam jangka panjang dapat mempengaruhi sistem kerja otak.
Baru Lahir Sudah Punya Gigi
Lancashire, Inggris, Normalnya seorang bayi akan memiliki gigi setelah berusia 6 bulan atau mencapai 1 tahun. Tapi pada kondisi yang langka, gigi sudah muncul saat bayi baru dilahirkan. Apa penyebabnya?
Kondisi ini dialami oleh Caulfield (25 tahun) saat melahirkan putrinya bernama Faye Armstrong. Saat dilahirkan Faye memiliki dua celah putih di gusi bagian bawah, dan keesokan harinya saat menyusui sang ibu merasakan sakit dan melihat adanya dua gigi depan di gusi bagian bawah.
"Bidan mengatakan pada saya bahwa ini benar-benar langka. Terkadang bayi lahir hanya dengan kuncup dan tidak gigi yang tumbuh sempurna seperti Faye," ujar Caulfield
Faye lahir tiga minggu lebih awal di Ormskirk Hospital, Lancashire. Kondisi ini terbilang langka, karena kejadian ini terjadi sekitar 1 dari 2.000 kelahiran dengan satu atau dua gigi.
Umumnya gigi pada bayi baru akan muncul saat berusia antara 6 bulan sampai 1 tahun dan merupakan gigi seri atau gigi susu. Gigi yang pertama muncul adalah empat gigi depan di bagian atas dan bawah yang berguna untuk memotong atau menggigit makanan.
Sebagian besar bayi memiliki satu set gigi lengkap (20 gigi) pada saat berusia 3 tahun, dan akan mulai copot atau tanggal saat berusia 5 tahun sehingga memungkinkan gusi untuk menumbuhkan gigi permanen hingga dewasa.
Seperti dikutip dari NYTimes, gigi yang sudah muncul saat bayi dilahirkan disebut dengan 'natal teeth', umumnya berkembang di gusi bawah, yang mana gigi insisivus sentral akan muncul. Memiliki struktur akar kecil dan melekat ke ujung gusi oleh jaringan lunak. Jika penempatannya tidak tepat bisa menyebabkan iritasi, luka pada lidah bayi ketika menyusu dan menimbulkan rasa tidaknyaman atau sakit pada ibu menyusui.
Sebagian besar kejadian munculnya gigi saat bayi dilahirkan tidak berhubungan dengan kondisi medis. Namun, ada juga beberapa kondisi yang menyebabkan natal teeth ini, yaitu:
- Kelainan yang terisolasi (isolated anomaly), merupakan penyebab yang paling umum.
- Sindrom Ellis-van Crevelnd, yaitu suatu gangguan yang diwarisi dengan beberapa bentuk kelainan dan kekerdilan.
- Sindrom Hallerman-Streiff, yaitu suatu kondisi yang mempengaruhi tinggi badan, bentuk kepala dan pertumbuhan rambut.
- Sindrom Pierre Robin, yaitu kondisi yang muncul saat lahir ditandai dengan rahang bawah yang sangat kecil (micrognathia), lidah cenderung mundur dan ke bawah (glossoptosis) dan ada celah lunak di langit-langit mulut.
- Sindrom Soto, yaitu kelainan genetik langka yang ditandai dengan pertumbuhan fisik berlebihan selama 2-3 tahun pertama kehidupannya.
Orangtua sebaiknya menjaga gigi agar tetap bersih dengan menyeka gusi dan gigi menggunakan kain bersih yang lembut. Selain itu pastikan gusi dan lidah bayi tidak mengalami cedera akibat gigi tersebut. Namun jika bayi mengalami sakit pada lidah atau mulutnya, segera periksakan ke dokter.
Subscribe to:
Posts (Atom)






